JAKARTA Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di Jakarta dan sekitarnya pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor diharapkan lebih berhati-hati jika keluar malam hari.. Kondisi jalan yang sepi bisa meningkatkan kasus tindak kejahatan, seperti begal atau perampasan.Kasusnya pun sudah sering terjadi, bahkan pelakunya tak segan melukai korban dengan senjata tajam. Udarapada malam hari cenderung dingin, berbeda dari yang Anda rasakan saat siang hari. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memakai jaket setiap kali naik motor pada malam hari. Tujuannya, agar tubuh menjadi hangat. Sebaiknya, Anda memilih jaket dengan warna terang, agar mudah dilihat oleh pengendara maupun pengguna jalan lain di sekitarmu. Inilah5 Bahaya Mengintai dari Kebiasaan Naik Motor Larut Malam. Berkendara naik motor malam hari lebih disukai bagi beberapa orang. Alasannya boleh jadi demi menghindari arus macet atau ada sensasi tersendiri saat angin malam menerpa tubuh. Sebagian lainnya mungkin tidak dapat menghindari hal ini lantaran terpaksa baru pulang kerja larut malam. Padamalam hari, kemampuan mata menangkap jarak, warna, dan sudut pandang jauh pasti gak sama dengan siang hari, apalagi saat kita dalam keadaan lelah, semua itu bisa mempengaruhi konsentrasi. Berikut ini ada beberapa tips biar aman saat mengendarai mobil di malam hari: 1. Persiapan Mobil. Pastikan mobil selalu ready buat melakukan pejalanan di Beginicara hindari begal saat terpaksa naik motor malam hari. Lampu motor menjadi salah satu faktor penting waktu naik motor di malam hari. Sebab tak banyak bantuan seperti bengkel tambal ban. Kalau pas lagi bareng temen, minta tolong aja ke dia buat pegang. Rencana perjalanan 3 hari 2 malam ke jogja. Yamaha tips naik motor saat malam hari. K5tnPUt. JAKARTA, – Menjelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, tidak sedikit orang yang berencana untuk bepergian. Ada saja yang ingin melakukan touring naik motor untuk pergi ke luar kota. Berjalan jauh bersama pengendara motor lainnya memang menyenangkan. Namun kadang ada yang memilih untuk berangkat di malam hari, karena jalan yang sepi dan udaranya yang adem, padahal ada bahaya di balik hal of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, kelebihan saat melakukan touring di malam hari memang kondisi jalan jarang macet, dan udara yang tidak panas. Namun risiko bahayanya lebih tinggi dibanding berangkat saat terang. Baca juga 18 Desember, Keluar Masuk Jakarta Wajib Sertakan Hasil Rapid Antigen IDNtimes Ilustrasi naik motor malam hari “Selain kondisi jalan yang gelap, tubuh kita juga akan mengantuk. Hal ini disebabkan karena malam hari adalah waktunya istirahat,” ucap Agus kepada Kamis 17/12/2020.Namun jika memaksa untuk berkendara jauh di malam hari, lakukan perencanaan yang matang sebelum berangkat. Sehingga walau touring dilakukan saat malam hari, tetap aman dan nyaman. “Pertama, atur rute perjalanan dengan baik, pilih yang aman dan tidak rawan. Kedua, tentukan titik pemberhentian untuk mengisi bahan bakar dan beristirahat,” kata Agus. Baca juga Akhirnya, DKI Kasih Diskon Pajak Kendaraan Bermotor sampai Akhir Tahun Kemudian, siapkan peralatan seperti kunci darurat dan suku cadang yang kira-kira dibutuhkan rombongan. Mengingat di malam hari jarang ada bengkel yang buka. Terakhir, pilih petugas touring yang berpengalaman. “Pentingnya petugas ini untuk mengatur perjalanan dengan baik dan kecepatan dapat menyesuaikan rombongan touring. Jangan lupa kondisi fisik harus fit sebelum berangkat, agar lebih konsentrasi,” ucapnya. Selain itu, pastikan juga kendaraan dalam kondisi yang baik, mulai dari ban, rem, kelistrikan, rantai, oli, dan sebagainya. Motor yang fit tentunya dapat bekerja maksimal saat digunakan dalam perjalanan panjang. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

pap naik motor malam hari